FKP UNSYIAH DAN GLOBAL FISHING WATCH (GFW) TANDATANGANI KERJASAMA BIDANG TEKNOLOGI PERIKANAN
Di Post Oleh : Admin Tanggal : 11/11/2019 Dibaca 75 Kali

Universitas Syiah Kuala, melalui Fakultas Kelautan dan Perikanan tandatangani kerjasama di bidang teknologi perikanan dengan Global Fishing Watch (GFW). Global Fishing Watch merupakan hasil kolaborasi antara Google, Oceana, dan SkyTruth menyediakan perangkat visualisasi aktivitas pergerakan kapal global berbasis Sistem Identifikasi Otomatis (AIS). Dengan menggabungkan data VMS dan AIS, visualiasi pergerakan kapal penangkapan ikan di Indonesia bisa dilihat di Google Earth dan Google Maps.

Kerjasama ini ditandatangani oleh Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan, Prof. Muchlisin ZA, SPi, MSi sedangkan dari pihak Global Fishing Watch oleh Ahmad Baihaki (Indonesia Program Manager), turut mendampingi Ketua Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Unsyiah, Dr. Muhammad Irham.

Tujuan dari penandatanganan naskah kerjasama inii adalah untuk menjelaskan bentuk kerja sama antara para pihak dalam memaksimalkan manfaat dari kepentingan bersama di bidang ilmu pengetahuan teknologi perikanan dan kelautan di Indonesia. Para pihak bermaksud mencapai tujuan ini melalui kegiatan berbagi data publik secara terbuka dan metodologi analitis, berkolaborasi pada kegiatan penelitian yang relevan, dan bersama-sama membangun kemampuan untuk mengembangkan metodologi penelitian, menganalisis data satelit, dan mempublikasikan hasil penelitian secara bersama-sama.

Dalam sambutannya Dekan FKP menyambut baik kerjasama ini, sehingga Unsyiah dan GFW bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan baik dalam mengembangkan dan memajukan dunia perikanan, khususnya di Indonesia.

Menurut Ahmad Baihaki, dengan menggunakan GFW, kita bisa melihat detail kapal, seperti nama, ukuran, dan asal negaranya. Namun, masyarakat umum hanya memiliki akses untuk melihat pergerakan kapal tanpa detail yang lengkap, khusus untuk riset akademik, data lengkap bisa kita peroleh dengan persetujuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan data-data ini bisa digunakan untuk kebutuhan riset, penelitian atau analisis kebijakan pemerintah dalam memerangi IUU Fishing (Illegal, Unreported, Unregulated Fishing).

Kegiatan penandatangani kerjasama ini juga diisi dengan kuliah umum yang disampaikan oleh Tim GFW yang dimoderatori oleh Rianjuanda, M.Si. Para pemateri terdiri dari Ahmad Baihaki (Indonesia Program Manager) dengan judul: Menuju Laut Lestari dengan Teknologi Pemantauan Kapal) dan Rizqi Rahman, SIK, MSi(Han) dengan judul:  IUU Fishing dalam Perspektif Keamanan Maritim). Kuliah ini berlangsung dengan sangat interaktif, terjadi diskusi dan tanyajawab di antara pemateri, mahasiswa, dosen dan tamu undangan (WCS, FFI, WWF, Universitas Abulyatama, DKP Aceh).

Penutup acara, Dekan FKP berharap sinergi semua pihak sangat dibutuhkan dalam mengelola perikanan Indonesia khususnya Aceh agar tetap lestari, berkelanjutan, berkeadilan dan memberi manfaat untuk masyarakat!

Top